Lemak bukan Musuh; Lemak Bikin Kayuhan makin Cepat

Ilustrasi oleh Jordan Siemens / Getty Images.

Sudah jelas bahwa diet itu memiliki banyak manfaat. Diet yang benar tak hanya akan meningkatkan kemampuan endurance, namun juga akan memberikan perlindungan dari efek buruk lamanya kegiatan endurance itu…

Manfaat kesehatan yang bida didapatkan dari diet tinggi lemak – rendah karbohidrat membantu mengatasi efek buruk dari kegiatan bersepeda yang dilakukan dalam jarak tempuh yang jauh itu…

1. Simpanan tenaga yang sangat besar
Di hari perlombaan atau pada saat acara utama bersepeda, salah satu penghambat terbesar adalah jumlah glikogen (salah satu bentuk karbohidrat) yang dapat tersimpan di dalam otot dan digunakan untuk mengayuh pedal selama bersepeda, sekitar 2.000 kkal di dalam tubuh pria dewasa.

Sebagian besar orang yang berkegiatan fisik, salah satunya pesepeda, menggunakan sumber energi dari glikogen dan lemak, dan akan timbul masalah jika glikogen digunakan terlalu cepat. Setelah simpanan 2.000 kkal glikogen digunakan, rata-rata setelah bersepeda selama 90 menit atau paling lama 2 jam, maka tubuh akan lemas. Glikogen mempunyai beberapa peran lain selain untuk sumber energi, salah satunya menjalankan fungsi agar otak bekerja secara normal. Maka jika mulai kekurangan glikogen, akan terasa sedikit pusing.

Secara kontras, tubuh manusia memiliki simpanan setidaknya hingga 80.000 kkal dalam bentuk lemak tubuh, bahkan pada orang yang disebut kurus sekalipun. Jika kita bisa melatih tubuh kita dengan baik, dengan membiasakan mengkonsumsi makanan yang rendah karbohidrat dan tinggi lemak, maka tubuh akan teradaptasi menjadi ‘mesin pembakar lemak’, yang artinya energi tak hanya akan didapatkan utamanya lewat karbohidrat, namun juga oleh lemak. Dengan mengandalkan energi dari simpanan lemak, secara teoritis, kita tak akan merasa lapar atau kurang tenaga selama bersepeda hampir seharian.

2. Mengurangi berat badan
Menjadikan makanan yang mengandung banyak lemak sebagai makanan utama hampir di setiap hari, sepertinya menyalahi pandangan lama yang menyatakan bahwa lemak akan berdampak buruk bagi tubuh, namun hal itu akan membuat tubuh teradaptasi untuk mau menggunakan sumber energi dari lemak yang ada; dan itulah cara untuk mengurangi berat badan.

Makan makanan yang mengandung banyak lemak akan memotivasi kita untuk makan lebih sedikit. Karena lemak akan menimbulkan rasa kenyang yang lebih awet daripada karbohidrat, serta akan memicu keluarnya insulin lebih sedikit, dan tak akan muncul godaan untuk memakan camilan yang berupa karbohidrat.

3. Recovery yang lebih cepat
Kita akan lebih cepat pulih ke keadaan semula (setelah melakukan perjalanan bersepeda dalam jarak yang jauh) dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak dan protein. Kenapa? Karena makanan tersebut memiliki lebih banyak kandungan nutrisi dan mampu memperbaiki dan membangun kembali otot-otot yang telah lelah digunakan mengayuh jarak jauh.

(diolah dari www.bicycling.com)